Tentang Kata : قُرَّة أَعْيُن

304

Salah satu doa yang sangat masyhur dan sering tersampaikan adalah doa dalam Surat dan ayat berikut :

وَٱلَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِن أَزْوَٰجِنَا وَذُرِّيَّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَٱجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

“Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”(Q.S.Al-Furqon:74)

Kata قُرّة أعيُن dalam doa tersebut diterjemahkan dengan “penyenang hati”.

Mari Kita pelajari lebih jauh tentang kata tersebut, lalu segera menikah sebelum tertikung.

Dalam Bahasa Arab, قُرّة أعيُن sebenarnya adalah sebuah ungkapan. Ia adalah ungkapan untuk menunjukkan sesuatu.

1. Gambaran penggunaan kata

Secara geografis, Arab dikelilingi oleh padang pasir. Orang Arab biasa menunggangi Unta pergi ke padang pasir tersebut.

Saat tiba-tiba terjadi badai pasir, orang Arab harus segera mencari Goa sebagai pelindung untuk melindungi dirinya dari amukan badai pasir.

Tepat saat ia berhasil menemukan Goa dan masuk di dalamnya, saat itulah ia mengucapkan قُرّة أعيُن, sebagai ungkapan lega, merasa aman dan nyaman karena selamat dari amukan badai pasir terlindungi Goa.

2. Harapan penggunaan kata

Dalam doa dengan قُرّة أعيُن, Kita sebenarnya sedang meminta “Goa” itu, dan Goa tersebut adalah pasangan dan keturunan-keturunan Kita.

Dengan kata lain, Kita berharap semoga Allah memberikan hadiah yang sangat istimewa agar pasangan dan keturunan-keturunan Kita menjadi Goa yang melindungi, menenteramkan, menyejukkan, dari semua badai yang ada di luar rumah Kita.

Saat Kita keluar rumah, Kita sedang dikelilingi badai dimana akan banyak sekali goda yang bisa membuat rumah tangga Kita hancur.

Begitu Kita kembali ke rumah, bertemu keluarga, disitulah Kita merasakan ketentraman dan sekaligus merasa mendapat perlindungan.

Jangan sampai, justru badai tersebut ada di dalam rumah Kita sehingga suami harus mencari “Goa” di luar rumah, istri mencari “Goa” di luar rumah, anak mencari “Goa” di luar rumah.

Suami tidak betah melihat istri dan sebaliknya. Anak tidak betah melihat orang tuanya. Kakak adik tidak akur dan saling bermusuhan, dan lain sebagainya.

مَعَاذَ الله

Semoga rumah tangga Kita benar-benar menjadi rumah tangga dan keluarga yang قُرّة أعيُن.

Ayo Nikah.

Semoga Bermanfaat 😊

(Hamka Muda)

Ditulis dari berbagai sumber

2 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan