Napak Tilas Azkiyya

204
Dokumentasi Azkiya Dalam Lomba Hadroh Se-D.I.Y
Penulis : Ama_khoiroh

Hadroh adalah seni yang tertuang dalam alunan musik klasik yang islami nan syahdu. Seperti pesantren-pesantren lain, Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah juga mengembangkan dalam bidang seni ini.

Napak tilas Azkiyya

Azkiyya adalah tim hadroh putri PP Al-Luqmaniyyah, salah satu ekstrakulikuler yang bernaung dibawah departemen PSDS (Pengembangan Sumber Daya Santri). Sebelumnya, pada tahun 2001 dirintislah sebuah grup hadroh putra yang dipelopori oleh kang Muh. Ahsan, kang Abduzaman, kang Muh. Syahril dan kang Rismintari dengan nama “Abaabil Musthofa”. Namun, Hadroh ini benar-benar mulai aktif pada tahun 2004 dan nama panggung yang dipakai hanyalah adalah “Abaabil”.

Menjadi pendengar setia sholawatan yang diiringi tim hadroh putra, santri putri pun tertarik dan ingin belajar hadroh. Pada tahun 2006, setelah rembugan bersama para sesepuh dari tim hadroh putra, dibentuklah group hadroh santri putri yang dipegang langsung oleh mbak Nuraida Ulfiyah. Pada festival hadroh pertama di PP Al-Luqmaniyyah dalam acara hari jadi koperasi LQ, tim hadroh putri turut memeriahkannya , dan dengan spontan  kang Faqih menyebut nama tim hadroh putri dengan Azkiyya, yang artinya sholeh/sholehah.

Hadroh putri berada dibawah pengawasan hadroh putra, aliran musik yang diusung oleh keduanya pun sama yaitu habsyi. Pada periode ke-VI terdapat sedikit perombakan bagian alat diputri. Oleh sebab itu, aliran yang digarap sedikit dipadukan dengan variasi banjari juga marawis, sehingga lagu yang dihasilkan pun terdengar lebih semangat, variasi dan syahdu.

Filosofi logo

Logo azkiyya dibuat pada periode ke-VII oleh kang Masykur Hamba Rohimi, sebelum acara seminar a’rudh yang dibawakan oleh gus ashfal maula dan ustadz arifin ilham. Setiap coretan yang ada mempunyai makna tersendiri serta tersimpan harapan dan do’a didalamnya.

 

  1. Huruf alif, za’ dan kaf membentuk lengkung S yang melambangkan keteguhan gerak bersama, yang penuh keserasian, keharmonisan dan keindahan.
  2. Huruf ya’ dan alif membentuk lengkung lingkaran berdaun dan bertangkai, serta berbunga hamzah, menginterpretasi lingkaran keluarga yang sarat dengan pertumbuhan, perkembangan dan bunga karya yang menakjubkan.
  3. Warna ungu merupakan perpaduan dari warna merah dan biru yang menunjukkan martabat,keindahan serta kelembutan.
  4. Typografi “Azkiyya” adalah identitas keluarga besar hadroh putri Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah.

 

Pemegang tongkat estafet

Koordinator 2006 s.d 2008            : Mbak Nuraida Ulfiah

Koordinator 2008/2009                  : Mbak Seli Husni Latifah

Koordinator 2009/2010                  : Mbak Isnaeni Maulida

Koordinator 2010/2011                  : Mbak Khusnia Ekawati

Koordinator 2011/2012                  : Mbak Rufia Ulfa

Koordinator 2012 s.d 2014            : Mbak Amanatul Khoiroh

Koordinator 2014/2015                  : Mbak Ina Mutmainah

Koordinator 2015/2016                  : Mbak Ari Masithoh Aulia

Koordinator 2016 s.d sekarang   : Mbak Ika Wulaningsih

Menjadi seorang pemegang tongkat estafet tentunya bukan hal yang mudah, apalagi tuntutan mengganti kekosongan pemain. Maka dari itu, sebagai koordinator tentunya harus banyak belajar tentang komunikasi agar tidak mengakibatkan miss communication, tentang dzauq agar tercipta chemistry yang kuat dalam diri.

Prestasi yang pernah didapat

Juara II kategori putri pada Festival Sholawat Jawa yang diadakan di PESAWAT (PESantren Al-qur’an WATes) tanggal 24 oktober 2014

Best Performance dalam acara FASIH ke-II yang diadakan oleh ATM (Al Ukhuwah li Ta’lim wal Mudzakaroh) tanggal 22 desember 2016

 

Sumber: sesepuh azkiyya, pendamping, alumni

 dan tim koordinasi azkiyya

Tinggalkan Balasan