RAGAM KREASI DI UPACARA SANTRI

18

Oleh : Na’imatus Sa’diyah

Seperti halnya sekolah atau lembaga pendidikan lainnya, PP. Al Luqmaniyyah mengadakan upacara bendera (17/08/2018). Bertempat di halaman parkir kendaraan, seluruh santri baik putra maupun putri turut memeriahkan hari kemerdekaan bangsa Indonesia tersebut. Upacara juga turut dihadiri oleh Ibu Nyai Siti Chamnah.

Para santri putri mengenakan kostum yang berbeda-beda sesuai dengan kesepakatan kelas masing-masing. Kelas I’daddy dan kelas Jurumiyyah mengunakan kostum dengan tema pahlawan. Sedangkan kelas ‘Imrithi menggunakan kostum bertemakan batik. Kelas Alfiyah 1 menggunakan kostum bertema adat daerah. Kelas Alfiyah 2 menggunakan kostum dengan tema dari berbagai profesi pekerjaan yang ada di Indonesia. Kelas Takhtim Bukhori dan Ihya’ juga tak mau kalah. Mereka mengenakan kostum bertemakan merah putih sampai dengan muka yang diwarnai merah putih.

“Tidak ada ketentuan dari panitia dalam penggunaan kostum. Panitia hanya akan memberikan apresiasi kepada kelas yang kreatif dalam penggunaan kostum”, tutur Ari Hikmawati selaku Seksi Acara Peringatan HUT RI ke-73. Ari juga menambahkan, bahwasannya Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tahun ini mengusung tema “Sinergi Santri, Perekat NKRI”. “Santri diharapkan ikut serta membangun NKRI dengan mengaji, sholawat, dan yang paling utama adalah rasa ta’dzim terhadap para guru”, tambah Ari.

Upacara yang dilaksanakan sekitar pukul 08.00 WIB tersebut diinspekturi oleh Ustad M. Kholid Mawardi Irma, S.Kom.I. Beliau menyampaikan kepada seluruh peserta upacara untuk terus belajar, karena bangsa yang merdeka adalah bangsa yang berilmu. Bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai pendidikan. Seperti yang disampaikan saat malam tirakatan, Ustad Kholid menyampaikan kepada para santri, bahwasannya kemerdekaan adalah pemberian dari Allah SWT. Maka dari itu masyarakatnya harus menjaga bangsa Indonesia sebagaimana mestinya.

Bersama seluruh santri PP. Al Luqmaniyyah, malam tirakatan diadakan tepat pada malam 17 Agustus. Berbagai rangkaian acara pun digelar, seperti pembacaan tahlil dan do’a untuk para pahlawan yang telah gugur, sholawat, orasi kebangsaan dari perwakilan santri putra dan putri, tidak lupa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Tinggalkan Balasan